<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bea Cukai Kudus</title>
	<atom:link href="http://www.beacukaikudus.com/index.php/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.beacukaikudus.com</link>
	<description>Kantor Pengawasan dan  Pelayanan Tipe Madya Cukai Kudus</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 09:05:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Hot Pursuit Penindakan KPPBC Kudus</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/05/04/hot-pursuit-penindakan-kppbc-kudus/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/05/04/hot-pursuit-penindakan-kppbc-kudus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 08:01:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hansa78</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Penindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2750</guid>
		<description><![CDATA[KPPBC Kudus. Pada hari Kamis tanggal 3 Mei 2012 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai (TMC) Kudus berhasil menggagalkan upaya peredaran Barang Kena Cukai Ilegal berupa Rokok Tanpa Dilekati Pita Cukai. Modus yang digunakan pelaku adalah membawa rokok tanpa dilekati pita cukai dengan menggunakan kendaraan pribadi untuk dikirim ke tempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/05/1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2753" title="1" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/05/1-300x168.jpg" alt="" width="300" height="168" /></a>KPPBC Kudus</strong>. Pada hari Kamis tanggal 3 Mei 2012 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai (TMC) Kudus berhasil menggagalkan upaya peredaran Barang Kena Cukai Ilegal berupa Rokok Tanpa Dilekati Pita Cukai. Modus yang digunakan pelaku adalah membawa rokok tanpa dilekati pita cukai dengan menggunakan kendaraan pribadi untuk dikirim ke tempat tujuan tertentu.</p>
<p>Berdasarkan hasil analisis intelijen dan informasi yang dihimpun dari masyarakat, Petugas KPPBC TMC Kudus mencurigai sebuah mobil Panther berwarna merah dengan Nomor Polisi B 1674 IX yang melintas dari arah Desa Brantak Sekarjati Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara menuju arah Semarang sekitar pukul 02.20 dini hari yang ditengarai membawa rokok illegal.</p>
<p><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/05/22.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-2757" title="2" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/05/22-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Atas kecurigaan tersebut Tim UPC langsung melakukan pengejaran (Hot Pursuit) terhadap mobil tersebut. Sesampainya di Jalan Raya Demak-Kudus Desa Katon Sari Demak petugas langsung memberikan aba-aba peringatan agar mobil tersebut berhenti. Namun ternyata target tidak menghentikan laju kendaraannya dan berupaya melakukan perlawanan dengan cara membenturkan mobilnya ke mobil petugas dan terus melarikan mobilnya secepat mungkin.</p>
<p>Akibat perlawanan tersebut mobil Panther yang dikendarai oleh pelaku terpelanting hingga ke lajur yang berlawanan arah. Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati pelaku tidak berada di tempat kejadian (telah melarikan diri) dan hanya menemukan barang bukti di tempat kejadian. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, ditemukan barang bukti dari dalam mobil berupa 18 karton rokok tanpa dilekati pita cukai dengan berbagai merk. Total kerugian negara mencapai Rp 13.858.380,-</p>
<p><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/05/31.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2763" title="3" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/05/31-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Akibat kejadian tersebut pelaku dapat dijerat dengan pasal 54 Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.</p>
<p>Selanjutnya Barang bukti diserahkan ke Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan (BHP) untuk pengembangan lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/05/04/hot-pursuit-penindakan-kppbc-kudus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bea Cukai Kudus Bakar 13 Ton Barang Bukti</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/bea-cukai-kudus-bakar-13-ton-barang-bukti/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/bea-cukai-kudus-bakar-13-ton-barang-bukti/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 03:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hansa78</dc:creator>
				<category><![CDATA[In the News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2722</guid>
		<description><![CDATA[KUDUS&#8211;Media Indonesia.com : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, Rabu (25/4), memusnahkan puluhan ton barang bukti (BB) berupa rokok dan miras sitaan. Menurut Nugroho Wahyu Widodo, Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus, rokok dan miras sitaan tersebut merupakan barang bukti (BB) hasil penindakan kasus pelanggaran di bidang cukai pada 2009 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/BB.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2723" title="BB" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/BB-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>KUDUS&#8211;Media Indonesia.com : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, Rabu (25/4), memusnahkan puluhan ton barang bukti (BB) berupa rokok dan miras sitaan.</p>
<p>Menurut Nugroho Wahyu Widodo, Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus, rokok dan miras sitaan tersebut merupakan barang bukti (BB) hasil penindakan kasus pelanggaran di bidang cukai pada 2009 sampai dengan Maret 2012.</p>
<p>Berat BB yang dimusnahkan, mencapai 13 ton, dan berupa rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebanyak 5.987.084 batang, jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebanyak 1.047.490 batang, dan tembakau iris 173 kilogram.</p>
<p>Selain itu, KPPBC Kudus juga memusnahkan 155 botol miras lokal dan 53 botol miras import. &#8220;BB tersebut merupakan kasus pelanggaran dan telah ditetapkan sebagai barang milik Negara,&#8221; terang Nugroho.</p>
<p>Potensi kerugian Negara, kata Nugroho yang berhasil diselamatkan dari BB yang dimusnakan mencapai Rp999.769.928.</p>
<p>Untuk pemusnahan BB miras, semuanya dilakukan dengan cara dituang dalam drum dan dibakar, semantara untuk yang berupa hasil tembakau hanya dilakuakn secara simbolis dengan membakar sebagian kecil.</p>
<p>&#8220;Sisanya akan dimusnhakan di TPA Tanjung Rejo. Dengan cara dilindas dengan traktor, disiram air dan ditanam di kawasan TPA tersebut,&#8221; jelas Nugroho.</p>
<p>Pemusnahan BB tersebut, lanjut Nugroho, disebabkan BB sudah terlalu lama disimpan di gudang, sehingga kondisinya rusak dan mengeluarkan bau yang tidak enak. &#8220;Selain itu kami juga sudah mendapatkan perstujuan dari pusat untuk dimusnahkan,&#8221; imbuhnya. (FU/OL-10)</p>
<p>Penulis : <strong>Furqon Ulya Himawan</strong></p>
<p>Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/25/315390/289/101/Bea-Cukai-Kudus-Bakar-13-Ton-Barang-Bukti</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/bea-cukai-kudus-bakar-13-ton-barang-bukti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belasan Ton Rokok Dan Ratusan Botol MMEA Dimusnahkan</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/belasan-ton-rokok-dan-ratusan-botol-mmea-dimusnahkan/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/belasan-ton-rokok-dan-ratusan-botol-mmea-dimusnahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 03:25:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>citra_ardiansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan & Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2713</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 25 April 2012 bertempat di halaman mess, KPPBC TMC Kudus melakukan kegiatan pemusnahan atas Barang Kena Cukai berupa MMEA dan Hasil Tembakau ilegal. Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPPBC TMC Kudus, Nugroho Wahyu Widodo yang dihadiri oleh pejabat Kepala Kantor dan Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/Pemusnahan-2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2719" title="Pemusnahan 2" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/Pemusnahan-2-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Pada tanggal 25 April 2012 bertempat di halaman mess, KPPBC TMC Kudus melakukan kegiatan pemusnahan atas Barang Kena Cukai berupa MMEA dan Hasil Tembakau ilegal. </strong></p>
<p style="text-align: left;">Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPPBC TMC Kudus, Nugroho Wahyu Widodo yang dihadiri oleh pejabat Kepala Kantor dan Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY serta tamu undangan dari unsur penegak hukum di wilayah Kabupaten Kudus dan jajaran muspida Kabupaten Kudus. Sebelum memulai acara pemusnahan, Nugroho dihadapan tamu undangan dan wartawan media cetak maupun elektronik mengatakan bahwa MMEA dan Hasil Tembakau ilegal yang dimusnahkan ini merupakan hasil penindakan KPPBC TMC Kudus selama kurun waktu 2009 sampai dengan 2011.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">“Total hasil tembakau yang dimusnahkan adalah 13 ton sedangkan MMEA sebanyak 208 botol meliputi MMEA Impor 53 botol dan MMEA Lokal 155 botol. Dari keseluruhan barang tersebut potensi kerugian yang dialami negara kurang lebih Rp 999.769.928,- namun yang lebih utama lagi adalah jika barang-barang tersebut lolos ke peredaran di dalam negeri maka pengaruh yang ditimbulkan menjadi tidak terdeteksi dengan baik”, ungkapnya.</p>
<p style="text-align: left;">
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan DIY, Supraptono dalam sambutannya memberikan pujian atas capaian KPPBC TMC Kudus termasuk penerimaan KPPBC TMC Kudus tahun 2011 sebesar 114% dari target yang dibebankan.” Saya atas nama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada KPPBC TMC Kudus atas komitmen dan prestasi kinerja yang diukir dalam beberapa tahun terakhir”, ungkapnya. Supraptono juga berpesan agar tidak boleh puas dengan apa yang telah capai saat ini karena masih banyak tugas dan tantangan yang akan dihadapi di tahun 2012. “Masyarakat masih menuntut kerja keras kita. Kerjasama dan koordinasi dengan seluruh penegak hukum di tingkat pemerintah daerah maupun tingkat provinsi perlu ditingkatkan demi capaian hasil yang lebih baik di masa mendatang”, paparnya.</p>
<p style="text-align: left;"><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/belasan-ton-rokok-dan-ratusan-botol-mmea-dimusnahkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dilla Oxella feat Noeg &#8211; Nilai Nilaimu (Kementerian Keuangan)</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/2714/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/2714/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 03:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hansa78</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2714</guid>
		<description><![CDATA[&#124; Executive Producer : Noegroho Wahjoe &#124; Producer : Bagus Endro &#124; Director / DoP / Editor : Ahmad Mizani &#124; Produksi : KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus &#124; Singers : Dilla Oxella feat Noeg &#124; Song Writers : Dilla Oxella ; Bagus Endro]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/nilai-kementerian.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2718" title="nilai kementerian" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/nilai-kementerian-300x211.jpg" alt="" width="300" height="211" /></a>
<div class="video_wrap">
              	<iframe width="609" height="375" src="http://www.youtube.com/embed/IvWuOcj_y68"></iframe>
              </div>
<p>| Executive Producer : Noegroho Wahjoe<br />
| Producer : Bagus Endro<br />
| Director / DoP / Editor : Ahmad Mizani<br />
| Produksi : KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus<br />
| Singers : Dilla Oxella feat Noeg<br />
| Song Writers : Dilla Oxella ; Bagus Endro</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/27/2714/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Permainan Monopoli Kehidupan</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/25/permainan-monopoli-kehidupan/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/25/permainan-monopoli-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 09:30:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh imanz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2685</guid>
		<description><![CDATA[Hari masih belum terang benar, kabut tipis masih tersisa menguap pelan ke udara serupa bayang bayang yang kian memudar. Matahari masih semburat jingga di kaki langit, lembut menyapa pagi. Dengan sedikit tergesa, mobil dinas kebanggaan Alphard Perlu Vitamin (APV) mulai menembus dingin pagi  Tembalang menuju ke kota kretek, Kudus. Untuk mengusir sepi kunyalakan radio, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://donnesonseven.files.wordpress.com/2010/11/monopoli1.jpg" alt="" width="278" height="248" />Hari masih belum terang benar, kabut tipis masih tersisa menguap pelan ke udara serupa bayang bayang yang kian memudar. Matahari masih semburat jingga di kaki langit, lembut menyapa pagi. Dengan sedikit tergesa, mobil dinas kebanggaan Alphard Perlu Vitamin (APV) mulai menembus dingin pagi  Tembalang menuju ke kota kretek, Kudus. Untuk mengusir sepi kunyalakan radio, dan mengalirlah sebuah kisah inspiratif yang mencerahkan.</p>
<p>Seorang anak kecil dengan raut muka penuh kekecewaan dan sedikit menahan tangis pulang ke rumahnya. Rupanya dia baru pulang bermain bersama teman-temanya, mamainkan permainan favorit mereka yaitu monopoli. Entah karena kurang strategi atau karena teman-temannya lebih pintar maka dia kalah telak dalam permainan itu. Menyaksikan kesediahan putranya, sang Ayah pun tidak tinggal diam. Segera diajarkannya seluruh trik dan jurus rahasia permainan monopoli. Kini sang anak pun telah siap untuk menantang temen-temannya untuk kembali bertarung main monopoli.</p>
<p>Dengan langkah gagah penuh kemenangan sang anak pulang pulang dan segera berteriak, “Ayah, kini akulah pemain monopoli terhebat. Teman-temanku kukalahkan semuanya, bahkan karena mereka bangkrut tak mampu bayar akhirnya mereka kumasukan ke penjara. Bank pun sampai bangkrut karena uangnya kukuras  habis ” ucap sang anak dengan kegembiraan yang meluap-luap. Melihat ekspresi kemenangan yang meledak-ledak, sang ayah menjadi tersentak kaget.</p>
<p>Dengan lembut sang Ayah berkata, “Nak, sepertinya ada satu hal yang lupa Ayah sampaikan kepadamu. Bahwa apapun yang kamu menangkan dalam permainan monopoli, apakah itu uang, rumah dan hotel megah, pada akhirnya harus dikembalikan ke kotak mainan setelah permainan selesai” ucap sang ayah sambil mengambil kartu-kartu kemenangan dari tangan anaknya dan memasukannya ke kotak mainan  dengan tenang.</p>
<p>Begitulah, sebagaimana permainan monopoli, kehidupan kitapun mempunyai karakteristik yang hampir sama. Berapapun banyaknya kemenangan dan kesuksesan yang telah kita raih dan semua asset  yang kita kumpulkan dengan susah payah, pada akhir kehidupan semuanya harus kita kembalikan pada ‘kotaknya’, tidak ada yang kita bawa. Setelah itu kita harus mempertanggungjawabkan permainan monopoli kehidupan kita, apakah kita menjalaninya dengan penuh integritas atau sebailknya penuh dengan intrik dan tipu daya demi meraih kemenangan.</p>
<p>Apabila kita menjalani permaianan monopoli kehidupan dengan kejujuran, cinta dan ketulusan maka kita akan menutup permainan dengan senyum kepuasan. Sebaliknya apabila kita memainkan monopoli kehidupan dengan kecurangan dan keserakahan maka akan diakhiri dengan penyesalan. Mari, selagi permainan monopoli kehidupan kita belum berakhir, masih ada kesempatan untuk memainkannya dengan permainan terbaik. Lakukan dengan cinta<em>, </em>kesungguhan dan niat baik, apapun hasilnya itu bukanlah urusan kita. Terakhir, satu hal yang harus kita renungkan adalah ketika pada akhirnya semua hasil permainan kita tinggalkan, untuk apa sebenarnya permainan kehidupan kita jalankan…?</p>
<p>Teguh Iman S</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/25/permainan-monopoli-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inteldak BC Menggerebek Lagi Toko Miras Tanpa Ijin NPPBKC</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/20/inteldak-bc-menggerebek-lagi-toko-miras-tanpa-nppbkc-2/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/20/inteldak-bc-menggerebek-lagi-toko-miras-tanpa-nppbkc-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 15:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zaini Rasidi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Penindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2643</guid>
		<description><![CDATA[Petugas Bea Cukai Kudus pada tanggal 18 April 2012 kembali melakukan penggrebekan terhadap Toko Barang Kelontong yang menjual MMEA (Miras) di wilayah Kecamatan Bangsri- Jepara milik Ny, SS. Pengrebekan ini merupakan kasus yang sama seperti dalam penggrebekan terhadap Toko Barang Kelontong yang terjadi di wilayah Kecamatan Welahan – Jepara  dua minggu yang lalu, yaitu karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Petugas Bea Cukai Kudus pad<a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/DSCF11831.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2645" title="DSCF1183" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/DSCF11831-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>a tanggal 18 April 2012 kembali melakukan penggrebekan terhadap Toko Barang Kelontong yang menjual MMEA (Miras) di wilayah Kecamatan Bangsri- Jepara milik Ny, SS. Pengrebekan ini merupakan kasus yang sama seperti dalam penggrebekan terhadap Toko Barang Kelontong yang terjadi di wilayah Kecamatan Welahan – Jepara  dua minggu yang lalu, yaitu karena menjual Miras tanpa memiliki NPPBKC.</p>
<p>Barang bukti dari hasil penindakan kasus Toko Kelontong milik Ny. SS di Bangsri Jepara  berupa miras berbagai merk, golongan B sebanyak 768 botol dan golongan C sebanyak 63 botol semuanya produksi dalam negeri. Barang bukti tersebut dibawa ke PPBC Kudus untuk dilakukan pemeriksaan dan proses penyelesaian perkara. Sebagian besar merk seperti Anggur Kolesom, Anggur Merah, Beras Kencur, Arak Beras Kilin, Newport Revolution, Newport Passion dll sama merk dengan barang bukti miras yang ditemukan di Toko Barang Kelontong di Welahan Jepara.</p>
<p>Penindakan terhadap dua kasus pelanggaran yang sama dan di wilayah Kabupaten yang sama terjadi dalam kurun waktu dua minggu. Penindakan tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Hal ini menandakan bahwa keberadaan kegiatan menjual miras tersebut mengundang perhatian masyarakat terkait dengan ketentuan dan peraturan di bidang cukai yang mengatur perijinan menjual minuman mengandung etil alkohol (miras). Perhatian masyarakat terhadap hal tersebut merupakan partisipasi yang dapat membantu Institusi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus dalam  melaksanakan tungasnya mengawasi peredaran miras sebagai barang kena cukai.</p>
<p>Pelanggaran kasus menjual minuman mengandung etil alcohol melanggar ketentuan  sebagaimana pasal 14 ayat 1 undang-undang nomor 39 tahun 2007. Pelanggaran ini pada ayat 7 merupakan pelanggaran administrasi yang diancam dengan denda sedikitnya Rp. 20 Juta dan paling banyak Rp. 200 Juta.</p>
<p>(Zn/PLI,02)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/20/inteldak-bc-menggerebek-lagi-toko-miras-tanpa-nppbkc-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPPBC Kudus Menyisir Peredaran Rokok Ilegal</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/20/kppbc-kudus-menyisir-peredaran-rokok-ilegal-2/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/20/kppbc-kudus-menyisir-peredaran-rokok-ilegal-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 15:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zaini Rasidi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Penindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2639</guid>
		<description><![CDATA[Seksi Intelijen dan Penindakan  KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus dalam operasinya tanggal 16 April 2012 mengarah pada perusahaan sebagai jasa titipan pengiriman barang yang berada di wilayah Kabupaten Kudus. Operasi ini dilakukan untuk menyisir keberadaan rokok ilegal yang telah dikeluarkan dari tempat produksi agar tidak sampai kepada konsumennya. Berdasarkan informasi intelijen terdapat kegiatan pengiriman rokok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seksi Intelijen<a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/DSCF11492.jpg"><img class="alignleft  wp-image-2640" title="DSCF1149" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/DSCF11492-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a> dan Penindakan  KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus dalam operasinya tanggal 16 April 2012 mengarah pada perusahaan sebagai jasa titipan pengiriman barang yang berada di wilayah Kabupaten Kudus. Operasi ini dilakukan untuk menyisir keberadaan rokok ilegal yang telah dikeluarkan dari tempat produksi agar tidak sampai kepada konsumennya.</p>
<p>Berdasarkan informasi intelijen terdapat kegiatan pengiriman rokok melalui perusahaan jasa titipan barang PT. PKS yang berada di Jl. Kutilang No. 8 Kudus. Hasil pemeriksaan  kedapatan barang titipan barang yang berupa rokok dalam kemasan karton besar sebanyak 6 (enam) karton. Setelah dilakukan penelitian enam karton tersebut berisi rokok jenis SKM merk OZ Mild tanpa dilekati pita cukai sebanyak 4.690 bungkus isi 16 batang per bungkus (75.040 batang). Rokok merk OZ Mild tersebut pada bungkusnya tertulis diproduksi PR. Hasil Rejeki Baru, Malang.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari karyawan PT. PKS, titipan paket rokok tersebut berasal dari  orang yang beralamat di Kudus untuk dikirim ke agen penjualan rokok di Cirebon. Barang titipan rokok tanpa dilekati pita cukai tersebut langsung diambil oleh petugas Inteldak untuk diamankan ke KPPBC Kudus sebagai barang bukti. Barang bukti tersebut akan ditindaklanjuti dan ditelusuri siapa pemilik dari rokok ilegal tersebut. Jasa titipan pengiriman barang PT. PKS tersebut pada tahun lalu sudah beberapa kali didapati oleh petugas Inteldak KPPBC Kudus menerima paket titipan barang berupa rokok ilegal.</p>
<p>Upaya penyisiran peredaran rokok ilegal akan dilakukan secara terus menerus, dimaksudkan untuk mematahkan rantai peredaran rokok ilegal agar tidak sampai ke konsumen. Disampin itu, upaya terus menerus dilakukan agar tidak ada lagi kesempatan pelaku untuk mengedarkan rokok ilegal. Potensi kerugian Negara yang berhasil diselamatkan dari penindakan kasus ini sebesar Rp.17.634.000,-</p>
<p>KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus akan bertindak tegas sesuai dengan peraturan yang ada terhadap semua kasus pelanggaran yang tertangkap tanpa diskriminasi.</p>
<p>(ZnPLI.02)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/20/kppbc-kudus-menyisir-peredaran-rokok-ilegal-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coffee Morning</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/18/coffee-morning/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/18/coffee-morning/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 09:48:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zaini Rasidi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan & Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2583</guid>
		<description><![CDATA[Coffee Morning merupakan agenda kegiatan KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus  yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali (triwulan)  untuk mengevaluasi kegiatan kerja  kantor selama tiga bulan yang telah dilaksanakan dan menyusun perencanaan  kerja tiga bulan kedepannya.  Coffee morning ini menurut Kepala Kantor Nugroho Wahyu Widodo akan dilaksanakan setiap tanggal 17 pada setiap triwulan. Coffee Morning triwulan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/IMG_1702.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2584" title="IMG_1702" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/IMG_1702-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Coffee Morning merupakan agenda kegiatan KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus  yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali (triwulan)  untuk mengevaluasi kegiatan kerja  kantor selama tiga bulan yang telah dilaksanakan dan menyusun perencanaan  kerja tiga bulan kedepannya.  Coffee morning ini menurut Kepala Kantor Nugroho Wahyu Widodo akan dilaksanakan setiap tanggal 17 pada setiap triwulan. Coffee Morning triwulan pertama (qwartal one) telah dilaksanakan pada tanggal 17 April 2012 di ruang rapat.</p>
<p>Aagenda yang dibahas dalam Coffee Morning adalah mengevaluasi :</p>
<ol>
<li>Realisasi penerimaan cukai dan bea masuk terhadap capaian target</li>
<li>Kegiatan pengawasan dan operasi yang telah dilaksanakan oleh Unit Inteldak</li>
<li>Survey kepuasan pelanggan</li>
<li>Kepuasan pegawai.</li>
</ol>
<p>Penerimaan cukai pada Triwulan Pertama periode Januari sampai dengan Maret 2012 bila dilihat total nominalnya mengalami kenaikan jika dibanding dengan realisasi penerimaan Triwulan Pertama pada tahun 2011. Namun pada periode yang sama, bila dilihat dari capaian target  tahun 2012 mengalami penurunan dibanding dengan tahun 2011. Dalam hal ini, Kepala Kantor memberikan pengarahan agar dilihat juga produksinya apakah mengalami kenaikan atau penurunan.</p>
<p>Kegiatan pengawasan dan operasi, meskipun sudah sering berhasil melakukan penindakan terhadap pelanggaran, namun  masih perlu diupayakan peningkatan, khususnya Operasi Pasar dan tempat-tempat yang yang sering digunakan untuk pengiriman barang kena cukai ilegal harus dilakukan secara terus menerus sehingga tidak ada kesempatan lagi bagi para pelaku untuk melakukan pelanggaran.</p>
<p>Hal-hal yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan agar diperhatikan sehingga dapat meningkatkan kepuasan kepada pelanggan. Upaya yang dapat dilakukan dengan cara memberikan pelayanan prima minimal sama seperti apa yang diharapkan pelanggan, bahkan kalau bisa melebihi dari ekspektasi pelanggan. Terkait dengan masalah kepuasan pelanggan disinggung dalam pembahasan berbagai permasalahan tentang penyediaan berbagai fasilitas di ruang pelayanan, seperti penyediaan kopi secara Cuma-Cuma.</p>
<p>Berbagai fasilitas yang terkait dengan kepuasan pegawai seperti Gaji, TKPN dan SPPD akan diupayakan tepat waktu pemebayarannya sesuai dengan SOP atau Janji Layanan. Disamping itu akan disediakan sarana untuk informasi pegawai melalui website dalam bentuk Intranet. Informasi tersebut berisi  data kepegawaian,  waktu kenaikan pangkat, informasi diklat yang disediakan DJBC dan dklat yang diinginkan pegawai.</p>
<p>(Zn / PLI.02)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/18/coffee-morning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kau Kembang Aku Kumbang</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/13/kau-kembang-aku-kumbang/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/13/kau-kembang-aku-kumbang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 02:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh imanz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2543</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu fakta statistik yang menarik yaitu di satu instansi di Jawa Tengah, ketika pegawainya mendapatkan kenaikan tunjangan (remunerasi) ternyata diikuti oleh kenaikan angka perceraian yang cukup signifikan. Fakta ini membuktikan bahwa meningkatnya kesejahteraan tidak selalu berbanding lurus dengan meningkatnya keharmonisan rumah tangga, suatu hal yang tanpa disadari diyakini oleh banyak orang. Berita-berita di media [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/Taman-Rumah-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-2544 alignleft" title="Taman Rumah 1" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/Taman-Rumah-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Ada satu fakta statistik yang menarik yaitu di satu instansi di Jawa Tengah, ketika pegawainya mendapatkan kenaikan tunjangan (remunerasi) ternyata diikuti oleh kenaikan angka perceraian yang cukup signifikan. Fakta ini membuktikan bahwa meningkatnya kesejahteraan tidak selalu berbanding lurus dengan meningkatnya keharmonisan rumah tangga, suatu hal yang tanpa disadari diyakini oleh banyak orang. Berita-berita di media juga menunjukan betapa banyak pasangan yang sangat ideal dalam persepsi kebanyakan orang berakhir dengan perceraian. Tampan dan cantik, terkenal, bergelimang harta ternyata bukan jaminan. Ada uang disayang tidak ada uang ditendang, ternyata tidak selalu demikian.</p>
<p>Dalam hal keharmonisan cinta, sejarah telah mencatat dengan tinta emas keharmonisan rumah tangga Muhammad SAW. Dalam rumah yang nyaris tanpa perabot, tanpa persediaan makanan bahkan kadang sampai berhari-hari dapur tidak ‘ngebul’, terucap kalimat indah <em>‘baiti</em> <em>janati</em>’, rumahku surgaku. Dalam rumah tangga yang sederhana, beribu kenangan indah dan romantisme terukir, kemurnian cinta tercipta. Ya, seharusnya di rumahlah segala letih terobati, segala resah musnah, segala bahagia bermuara.</p>
<p>Chairil Anwar, enam puluh tahun silam mengungkapkan keindahan hubungan cinta dalam bingkai kesederhanaan dalam puisi indah yang berjudul Taman:</p>
<p><em>Taman punya kita berdua</em><br />
<em>tak lebar luas, kecil saja</em><br />
<em>satu tak kehilangan lain dalamnya.</em><br />
<em>Bagi kau dan aku cukuplah </em><br />
<em>Taman kembangnya tak berpuluh warna </em><br />
<em>Padang rumputnya tak berbanding permadani </em><br />
<em>halus lembut dipijak kaki. </em><br />
<em>Bagi kita bukan halangan. </em><br />
<em>Karena </em><br />
<em>dalam taman punya berdua </em><br />
<em>Kau kembang, aku kumbang </em><br />
<em>aku kumbang, kau kembang. </em><br />
<em>Kecil, penuh surya taman kita </em><br />
<em>tempat merenggut dari dunia dan ‘nusia</em></p>
<p>Bagi seorang pencinta sejati seperti yang tergambar dari puisi diatas, yang dibutuhkan bukanlah limpahan materi sebagai ungkapan cinta. Kitapun bisa melakukannya, tidak perlu segenggam berlian, cukup genggam erat jemari, tatap penuh cinta dan bisikan <em>‘kau kembang aku kumbang, aku kumbang kau kembang..</em></p>
<p>Teguh Iman S</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/13/kau-kembang-aku-kumbang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jingle &#8220;Bea Cukai Sejati &#8221; Dilla Oxella</title>
		<link>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/10/jingle-bea-cukai-sejati-dilla-oxella/</link>
		<comments>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/10/jingle-bea-cukai-sejati-dilla-oxella/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 13:45:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.beacukaikudus.com/?p=2530</guid>
		<description><![CDATA[&#124; Executive Producer : Noegroho Wahjoe &#124; Producer : Bagus Endro &#124; Director / DoP / Editor : Ahmad Mizani &#124; Produksi : KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus &#124; Singer : Dilla Oxella]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/large_dillabc2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2533" title="large_dillabc2" src="http://www.beacukaikudus.com/wp-content/uploads/2012/04/large_dillabc2-300x162.jpg" alt="" width="300" height="162" /></a>
<div class="video_wrap">
              	<iframe width="609" height="375" src="http://www.youtube.com/embed/wG4Ph5Ql7Ps"></iframe>
              </div>
<p>| Executive Producer : Noegroho Wahjoe<br />
| Producer : Bagus Endro<br />
| Director / DoP / Editor : Ahmad Mizani<br />
| Produksi : KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus<br />
| Singer : Dilla Oxella</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.beacukaikudus.com/index.php/2012/04/10/jingle-bea-cukai-sejati-dilla-oxella/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

